E-Commerce Telah Digunakan Oleh 3,79 Juta UKM

Kementerian Koperasi serta UKM selalu berusaha mendorong usaha mikro, kecil serta menengah (UMKM) memakai ekonomi digital untuk mengoptimalkan usaha.

E-Commerce Telah Digunakan Oleh 3,79 Juta UKM

Satu diantara langkah dengan menggandeng beberapa pebisnis on-line seperti Blanja. com, MatahariMall. com, Lazada, Shopee, Blibli, Tokopedia serta Bukalapak yang semuanya menggunakan kurir dalam pengirimannya dan anda dapat cek resi jne untuk mengetahui barang anda sudah sampai dimana.

Dengan Pergerakan Nasional Digitalisasi UMKM, Kemkop UKM mengharapkan jumlah UMKM yang memakai website on-line dapat jadi bertambah banyak.

Asisten Deputi Pemasaran Kementerian Koperasi serta UKM, Herustiati mencatat, jumlah aktor UMKM yang telah memakai tehnologi digital seperti e-commerce telah menjangkau 3, 79 juta UMKM. ” Kemkop UKM selalu mendorong usaha pemakaian serta optimalisasi pemakaian tehnologi digital untuk pebisnis koperasi serta UMKM, ” tuturnya dalam info tertulis, Rabu (8/11).

Sejatinya, Kemkop UKM telah melakukan macam kebijakan untuk pengembangan ekonomi digital. Seperti pendaftaran tubuh hukum koperasi serta perubahan biaya basic koperasi dengan on-line, hubungan kerja dengan PT Telkom, sampai pengembangan technopreneur di kelompok mahasiswa.

Dan pendiri Go-Jek, Nadiem Makarim, memohon dua hal pada Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, untuk pemain usaha on-line (e-commerce). Pertama, tarif pajak rendah serta insentif berbentuk pemberian Credit Usaha Rakyat (KUR).

” Pemerintah hati-hati (pungut pajak). Meskipun angka e-commerce besar-besar, kami relatif masih tetap baby. Bila ada tanda-tanda pengenaan pajak besar ke pemain, investor juga akan menarik dana serta perkembangan bidang digital dapat terhalang, ” kata dia di kantor Kemenkeu, , Kamis (26/10/2017).

Nadiem mengaku, perusahaan yang mereguk untung harus membayar pajak. Tetapi, dia memohon pemerintah memberi tarif pajak serendah mungkin saja dan sarana pemberian KUR untuk pebisnis on-line.

” Bila menginginkan bantu martketplace, tarif pajak sekecil mungkin saja serta ada KUR. Jadi, mesti ada pahit serta manis. Dari Go-Jek, kami siap dengan tarif final pajak 1 % dari revenue, asal registrasi NPWP on-line serta gampang, ” katanya.

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, mengungkap pengemudi atau driver Go-Jek yang memperoleh gaji dibawah Pendapatan Tidak Terkena Pajak (PTKP), jadi bebas dari keharusan membayar pajak.

” Tapi merchant yang penjualannya menjangkau dibawah Rp 4, 8 miliar per th. serta mereka masuk UMKM, pasti pajaknya terang 1 % final, ” katanya.

Sri Mulyani meyakinkan juga akan mempermudah beberapa pemain usaha on-line dalam penuhi keharusan perpajakannya, hingga tidak jadi beban untuk entrepreneur.

” Bila untuk KUR bila mereka UMKM dapat akses KUR yang telah diberi pemerintah, ” katanya.